Search

Pradita Rahman

Long Road to Heaven

Welcome to My Postgraduate Journey

Gak kerasa udah hampir 2 tahun berlalu setelah hari wisuda sarjanaku, and now…… Welcome to my Postgraduate Journey…..

2 hari yang lalu secara resmi aku udah tercatat sebagai salah satu mahasiswa pascasarjana di Universitas Jember. Rasanya itu bahagiaaaaaaaaaaaaa banget! Ini nih penampakan KTM-ku.

Ini dia KTM MM-ku yang baru kudapatkan tanggal 4 Juli 2017 kemarin

Banyak perjuangan dan perenungan panjang yang aku lakuin buat dapetin KTM ijo itu. Wkwkwkwk. 3 bulan terakhir aku udah kejar-kejar yang namanya beasiswa tapi belum ada yang menyambutku. Ada si LPDP yang sudah berbaik hati meloloskan berkasku hingga ke tahap wawancara setelah mencoba untuk yang ke lima kali. Ada juga Beasiswa Unggulan batch 1 yang menolak berkasku mentah-mentah untuk kedua kalinya tanpa pernah memberi kesempatan padaku untuk maju ke babak wawancara. Hihihihi. Tapi tak apa lah ya!

Jangan dikira aku bakalan kapok ngejar Beasiswa Unggulan  lagi. Tahun ini aku masih berharap keajaiban datang menyapaku. Ada Beasiswa Unggulan Kemdikbud RI Batch 2 yang lagi-lagi kunanti tanggal pengumumannya. (Kalau boleh berharap, please deh ya BU, lolosin berkasku dan sponsorin aku untuk lanjutin pendidikan tinggi seperti halnya waktu S1 dulu. Syukur-syukur kalau bisa memberiku kesempatan untuk program joint degree lagi ke negara tetangga seperti halnya 2 tahun lalu. Oh BU, asalkan kau tau, aku masih tetap setia berharap padamu! Give me a second chance dong!)

Teman-teman dan dosenku sempat ngira aku lolos beasiswa. Padahal sebenarnya belum. Ini pun aku daftar ulang di Universitas Jember berbekal uang THR dan gaji bulan Meiku kemarin (baca: menguras habis seluruh isi tabungan). Hihihihi. Beginilah aku saat mendambakan sesuatu. Aku pasti mengejarnya sebisaku. Yakin sajalah akan dibantu oleh-Nya. Pasti lancar. Bismillah. Keajaiban akan menyertai orang-orang yang masih menaruh harapan pada-Nya.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Bagi-Nya cukup KUNFAYAKUN, jangankan hanya minta sekolah, minta yang lain pun pasti akan diberi-Nya. Detik ini aku masih berharap akan ada beasiswa datang menyapaku karena aku ingin fokus ke kegiatan perkuliahanku nanti. Aku ingin jadi versi yang terbaik di sana. Tapi, jika Allah memang memintaku untuk kuliah sambil tetap bekerja di tempat kerjaku sekarang, ya sudah kujalani saja dengan ikhlas dan aku berharap aku bisa berikan yang terbaik untuk tempat kerja dan kuliahku. Semoga tidak ada yang saling mengganggu. Amiin.

Yakin

Yakini saja yang menjadi tujuanmu,

Tak usah risaukan kicau orang yang berkata ini dan itu,

Toh ya ini hidupmu,

Kemerdekaan mutlak untuk menjemput dan memilih takdirmu,

Mereka tak perlu tau apa saja alasan dan arah tujumu,

Jalani saja dengan versi terbaikmu,

Cepat atau lambat mereka pasti akan tau!

*Bersama mimpi yang masih menggelayuti pikiran di 22 Juni 2017

Menanti Kepastian

Ketidakpastian baru mulai mengintip.

Seolah akan menyergapku.

Sangat ingin kuakui aku rindu. 

Tapi tak kuinginkan sebuah pelukan.

Jika semuanya masih terbalut ketidakpastian.

Cukup beri aku satu senyuman.

Dan katakan kau pun menginginkanku.

Ah, 19 Juni segeralah datang!

Sebelum aku menjadi benar-benar gila.

Karena kau telah membuatku menunggu sekian lama.

Tolong segera beri aku kepastian itu.

Apakah “iya”.

Ataukah “tidak” sama sekali.

Jangan buat aku berharap terlalu dalam.

Selalu berfokus padamu seperti yang sudah-sudah.

Menganggapmu sebagai duniaku.

Yang terus saja kukejar. 

Tanpa pernah kutemui garis finish-mu itu.
*Count down 19 Juni 2017.

Blog at WordPress.com.

Up ↑