Search

Pradita Rahman

Long Road to Heaven

Category

Diary 2016

Untukmu yang Selama Ini Aku Tunggu

Sudah banyak hari yang aku lalui

Seringnya berteman sepi

Sesekali kuingin mereka mencari

Atau bertanya kabar walau hanya sesekali

Aku lelah terus-menerus berjuang sendiri

Meski kutahu Dia selalu menemani

Di setapak yang kulewati

Di setiap tangis yang menyayat hati

Dia mencoba membentukku menjadi insan mandiri

Namun kuhanya wanita biasa yang butuh seseorang di sisi

Yang selalu setia menemani

Menyediakan bahu untuk tempatku bersandar nanti

Tidak kah kau berniat segera menarikku dari dunia yang kurasa sepi ini?

*Bersama semua kekalutan tentang misteri hidup yang entah bagaimana 

Advertisements

Welcome to My Postgraduate Journey

Gak kerasa udah hampir 2 tahun berlalu setelah hari wisuda sarjanaku, and now…… Welcome to my Postgraduate Journey…..

2 hari yang lalu secara resmi aku udah tercatat sebagai salah satu mahasiswa pascasarjana di Universitas Jember. Rasanya itu bahagiaaaaaaaaaaaaa banget! Ini nih penampakan KTM-ku.

Ini dia KTM MM-ku yang baru kudapatkan tanggal 4 Juli 2017 kemarin

Banyak perjuangan dan perenungan panjang yang aku lakuin buat dapetin KTM ijo itu. Wkwkwkwk. 3 bulan terakhir aku udah kejar-kejar yang namanya beasiswa tapi belum ada yang menyambutku. Ada si LPDP yang sudah berbaik hati meloloskan berkasku hingga ke tahap wawancara setelah mencoba untuk yang ke lima kali. Ada juga Beasiswa Unggulan batch 1 yang menolak berkasku mentah-mentah untuk kedua kalinya tanpa pernah memberi kesempatan padaku untuk maju ke babak wawancara. Hihihihi. Tapi tak apa lah ya!

Jangan dikira aku bakalan kapok ngejar Beasiswa Unggulan  lagi. Tahun ini aku masih berharap keajaiban datang menyapaku. Ada Beasiswa Unggulan Kemdikbud RI Batch 2 yang lagi-lagi kunanti tanggal pengumumannya. (Kalau boleh berharap, please deh ya BU, lolosin berkasku dan sponsorin aku untuk lanjutin pendidikan tinggi seperti halnya waktu S1 dulu. Syukur-syukur kalau bisa memberiku kesempatan untuk program joint degree lagi ke negara tetangga seperti halnya 2 tahun lalu. Oh BU, asalkan kau tau, aku masih tetap setia berharap padamu! Give me a second chance dong!)

Teman-teman dan dosenku sempat ngira aku lolos beasiswa. Padahal sebenarnya belum. Ini pun aku daftar ulang di Universitas Jember berbekal uang THR dan gaji bulan Meiku kemarin (baca: menguras habis seluruh isi tabungan). Hihihihi. Beginilah aku saat mendambakan sesuatu. Aku pasti mengejarnya sebisaku. Yakin sajalah akan dibantu oleh-Nya. Pasti lancar. Bismillah. Keajaiban akan menyertai orang-orang yang masih menaruh harapan pada-Nya.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Bagi-Nya cukup KUNFAYAKUN, jangankan hanya minta sekolah, minta yang lain pun pasti akan diberi-Nya. Detik ini aku masih berharap akan ada beasiswa datang menyapaku karena aku ingin fokus ke kegiatan perkuliahanku nanti. Aku ingin jadi versi yang terbaik di sana. Tapi, jika Allah memang memintaku untuk kuliah sambil tetap bekerja di tempat kerjaku sekarang, ya sudah kujalani saja dengan ikhlas dan aku berharap aku bisa berikan yang terbaik untuk tempat kerja dan kuliahku. Semoga tidak ada yang saling mengganggu. Amiin.

Raguku

Kutaruh cemburu pada sebuah lakon yang sedang kau dongengkan untukku,

Tak peduli hal itu tentang dia yang tak seharusnya kutaruh cemburu,

Aku hanya bisa pasrah mendengar dan menyaksikan lakon itu,

Kuharapkan ceritanya akan segera usai,

Tak perlu kutunggu hingga berbulan-bulan,

Apa lagi yang kalian mau dariku?

Kehadiranku sebagai saksi bagi awal kehidupan baru yang dapat menyayat hatiku?

Tak sadarkah kalian bahwa aku pun telah lama menunggu hal yang serupa?

Namun kenyataannya apa yang  kini kudapat?

Bayang-bayang sikap acuh mereka yang harus selalu kuanggap sebagai keramah-tamahan,

Atau segelintir kisah yang menggambarkan seolah-olah aku ini ada??

Ah, andai saja dapat mengintip tirai masa depan,

Tentu akan kupastikan semuanya bukanlah sebuah kesia-siaan.

Blog at WordPress.com.

Up ↑