Search

Pradita Rahman

Long Road to Heaven

Category

Diary 2016

Welcome to My Postgraduate Journey

Gak kerasa udah hampir 2 tahun berlalu setelah hari wisuda sarjanaku, and now…… Welcome to my Postgraduate Journey…..

2 hari yang lalu secara resmi aku udah tercatat sebagai salah satu mahasiswa pascasarjana di Universitas Jember. Rasanya itu bahagiaaaaaaaaaaaaa banget! Ini nih penampakan KTM-ku.

Ini dia KTM MM-ku yang baru kudapatkan tanggal 4 Juli 2017 kemarin

Banyak perjuangan dan perenungan panjang yang aku lakuin buat dapetin KTM ijo itu. Wkwkwkwk. 3 bulan terakhir aku udah kejar-kejar yang namanya beasiswa tapi belum ada yang menyambutku. Ada si LPDP yang sudah berbaik hati meloloskan berkasku hingga ke tahap wawancara setelah mencoba untuk yang ke lima kali. Ada juga Beasiswa Unggulan batch 1 yang menolak berkasku mentah-mentah untuk kedua kalinya tanpa pernah memberi kesempatan padaku untuk maju ke babak wawancara. Hihihihi. Tapi tak apa lah ya!

Jangan dikira aku bakalan kapok ngejar Beasiswa Unggulan  lagi. Tahun ini aku masih berharap keajaiban datang menyapaku. Ada Beasiswa Unggulan Kemdikbud RI Batch 2 yang lagi-lagi kunanti tanggal pengumumannya. (Kalau boleh berharap, please deh ya BU, lolosin berkasku dan sponsorin aku untuk lanjutin pendidikan tinggi seperti halnya waktu S1 dulu. Syukur-syukur kalau bisa memberiku kesempatan untuk program joint degree lagi ke negara tetangga seperti halnya 2 tahun lalu. Oh BU, asalkan kau tau, aku masih tetap setia berharap padamu! Give me a second chance dong!)

Teman-teman dan dosenku sempat ngira aku lolos beasiswa. Padahal sebenarnya belum. Ini pun aku daftar ulang di Universitas Jember berbekal uang THR dan gaji bulan Meiku kemarin (baca: menguras habis seluruh isi tabungan). Hihihihi. Beginilah aku saat mendambakan sesuatu. Aku pasti mengejarnya sebisaku. Yakin sajalah akan dibantu oleh-Nya. Pasti lancar. Bismillah. Keajaiban akan menyertai orang-orang yang masih menaruh harapan pada-Nya.

Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Bagi-Nya cukup KUNFAYAKUN, jangankan hanya minta sekolah, minta yang lain pun pasti akan diberi-Nya. Detik ini aku masih berharap akan ada beasiswa datang menyapaku karena aku ingin fokus ke kegiatan perkuliahanku nanti. Aku ingin jadi versi yang terbaik di sana. Tapi, jika Allah memang memintaku untuk kuliah sambil tetap bekerja di tempat kerjaku sekarang, ya sudah kujalani saja dengan ikhlas dan aku berharap aku bisa berikan yang terbaik untuk tempat kerja dan kuliahku. Semoga tidak ada yang saling mengganggu. Amiin.

Raguku

Kutaruh cemburu pada sebuah lakon yang sedang kau dongengkan untukku,

Tak peduli hal itu tentang dia yang tak seharusnya kutaruh cemburu,

Aku hanya bisa pasrah mendengar dan menyaksikan lakon itu,

Kuharapkan ceritanya akan segera usai,

Tak perlu kutunggu hingga berbulan-bulan,

Apa lagi yang kalian mau dariku?

Kehadiranku sebagai saksi bagi awal kehidupan baru yang dapat menyayat hatiku?

Tak sadarkah kalian bahwa aku pun telah lama menunggu hal yang serupa?

Namun kenyataannya apa yang  kini kudapat?

Bayang-bayang sikap acuh mereka yang harus selalu kuanggap sebagai keramah-tamahan,

Atau segelintir kisah yang menggambarkan seolah-olah aku ini ada??

Ah, andai saja dapat mengintip tirai masa depan,

Tentu akan kupastikan semuanya bukanlah sebuah kesia-siaan.

Pilihan

Setiap hari itu pilihan. Pilihan untuk menentukan dirimu di masa depan. Sadar atau tidak, dirimu yang sekarang adalah sebab dan akibat dari pilihan-pilihan yang kau pilih di masa lampaumu.

Aku bersyukur, bisa sejauh ini melangkahkan kakiku. Siang ini, saat kubuka FB-ku, ternyata di sana muncul kenangan 2 tahun yang lalu. Di tanggal dan bulan yang sama, 2 tahun yang lalu jam-jam segini aku lagi asyik mengabadikan momen di Kohlarn Island, Pattaya. Sedangkan hari ini, aku lagi asyik di tempat kerjaku, menuliskan apa yang aku rasain. Kalau saja dulu aku tidak memilih ini, tidak memilih itu, mungkin saat ini aku belum tentu menulis hal ini di diary online-ku ini.

Masa depan adalah misteri kehidupan yang gak mungkin bisa diintip. Tapi, kita bisa ngusahain yang terbaik untuk hal itu sejak sekarang. Allah selalu menyertai langkah semua hamba-Nya. Terlebih mereka yang percaya akan pertolongan-Nya. Hal-hal yang tidak mungkin menurut terkaan manusia biasa akan menjadi mungkin jika Allah turut campur di dalamnya. Aku berkata demikian bukan tanpa alasan. Aku sudah sering mendapati keajaiban-keajaibanNya dalam hidupku. Bukti nyatanya, hari ini aku bisa nulisin semua ini. Lalu, masihkah kalian ragu?

Aku berharap postingan ini dibaca kalian yang sedang galau nentuin masa depan. Sudahlah, percaya padaku, asalkan usaha kalian sudah maksimal dan kalian selalu percaya pada keajaiban-keajaiban-Nya, kalian pasti dapetin apa yang kalian mau.

Jember, 25 Oktober 2016 — Bersama segenap mimpi untuk mendapatkan beasiswa program pascasarjana yang tak kunjung datang

NB : Beberapa tahun mendatang, saat kubuka blog (khususnya postingan ini), aku pasti lagi duduk di ruangan kerja yang lain. Ruangan kerja yang aku impiin. Dengan gelar MM yang sudah mengekor manja di belakang namaku. Kita lihat saja apa yang akan terjadi setelah ini. Jika hal tersebut telah terwujud, my dear future me jangan lupa untuk nulisin hal itu ya!

 

 

 

Blog at WordPress.com.

Up ↑