Search

Pradita Rahman

Long Road to Heaven

Saat Aku Ingin

Mendengarkanmu bicara padaku dan membalasnya adalah candu. Seperti malam ini, saat kita membahas tentang cincin yang entah fungsinya untuk cincin apaan! Tunangan kah atau nikah kah? Aku tak tahu dan tak ingin buru-buru tahu!

“Aku kok pengen pizza ya?” kataku memulai pembicaraan di tengah makan malam kita di warung makan langganan sambil nunjukin gambar pizza home made milik teman kuliahku.

“Gak ada yang bisa ngalahin pizza hut” katamu tak mau kalah.

Mungkin pembicaraan kita membekas di memorimu. Kontan saja saat pulang dan melewati alun-alun kota, kamu nyempetin mengerling ke arah pizza hut. OMG!

“Udalah tunggu proyekanmu kelar, baru kita makan di sana. Tapi, kalau proyekanmu kelar aku gak mau minta pizza sih. Aku maunya cincin!” kata-kataku mungkin setengah meledek.

“Ney, kamu mau beli besok tah? Aku udah ada uangnya tinggal kamu pakai. Daripada kamu terus merengek-rengek gitu”

“Gak mau. Gak seru kalau langsung dapat. Justru seninya ya menunggu sama merengek gini”

“Ya sudah terserah kamu aja, daripada kamu terus penasaran, kan mending langsung beli aja besok? Mau langsung dipakai tah?”

“Enggak lah. Disimpen di rumahmu. Titip. Biar gak kegores-gores. Aku gak mau beli dulu. Dibilangin nanti aja habisnya pelunasan proyekan barumu. Biar seru. Ga seru kan kalau langsung dapat?!”

Entah apa yang ada di pikiranmu saat aku menjawab begitu. Mungkin di kepalamu sempat terlintas bahwa aku adalah salah satu spesies aneh di muka bumi. Sungguh, kalau itu yang memang kamu pikirkan, aku gak apa! Yang jelas, kamu mau aku dan aku sangat berterima kasih untuk itu! Hehehe.

Advertisements

Efek Dengerin Curhatan Seseorang

Karena kita gak tau apa yang akan terjadi di esok hari, maka doa-doa untuk menyiapkan hal tersebut perbanyaklah! Manusia hanya bisa berencana tapi Allah lah yang punya keputusan final atas hidup kita. Sudah diatur sesuai porsinya masing-masing. Gak usah khawatir. Gak akan tertukar pula. Usaha dan doa cuma buat menjemput takdir terbaik-NyaπŸ˜‰

Gimana untuk jodoh? Ah, uda jelas rumus dasarnya mah! Laki2 baek-baek untuk wanita yg baek-baek jg. Baek di mata siapa? Allah dong! Kalau ukuran manusia, manusia banyak mencla-menclenya! Sekarang penilaiannya A besok udah B atau bahkan Z. Hihihi. Apalagi manusia-manusia zaman now banyak topengnya kan? Ngeri!

Gak usah nilai orang jauh-jauh, liat contohnya aku sendiri pun banyak mukanya. Hihihi. Aku bisa dikenal baek bagi yang baek, licik bagi yang licik, dan jauh lebih jahat bagi yang jahat. Lalu, untuk apa ngerisauin hidup di tengah semua ketidakpastian ini? 

Semuanya ada masanya. Yang pasti semuanya pasti mati. Jadi sebelum masa itu tiba : Nikmati saja! 

Happy 19 Oct 17 dan jangan lupa bahagia karena hidup adalah sebuah pilihan! Moving forward and just be you! Selama makan gak pake ngemis ke orang lain kita mah merdeka sebagai individu, yesss! Masak kalah sama ayam sih!😘

Selamat Pagi Cinta

Dulu hingga kini 

Kau mengagumiku seolah-olah aku sebuah bintang,

Cantik, berkilau.

Penyempurna malammu.

Esok, lusa, dan seterusnya akankah kau tetap memandangku demikian?

Cantik, cerdas, idealis, menarik, aktif, berwawasan, dan mampu mengimbangi ritmemu yang gila.

Jika tak kau temui salah satu dari beberapa hal itu ada padaku, masihkah kau akan menganggapku?

Hal-hal itulah yang mungkin kau lihat dan kau kagumi dariku saat ini.

Namun bila kilauku mulai meredup, akankah rasa kagummu tetap sama?

Tidakkah kau tahu? 

Ada banyak bintang di luar sana,

Berulang kali kusarankan untuk melihatnya saja,

Tapi tak kunjung kau hiraukan juga!

Ya, bagimu akulah duniamu!

Sudah lebih dari cukup!

Ah, semakin kau meyakinkanku begitu, aku semakin ragu!

Jika aku bukanlah aku, masihkah kau akan mengagumiku sedemikian rupa?

Tahukah Engkau? 

Kau bagiku tak ubahnya sebuah meteor.

Semakin banyak hari yang kau lalui, energi yang tersimpan olehmu semakin besar.

Aku sangat tahu,

Suatu saat nanti kau akan melesat pesat dengan hebatnya,

Energimu akan membawamu sejauh yang ingin kau tuju,

Bersamamu aku cenderung takut menjadi stagnan.

Jika aku menjadi milikmu,

Masihkah kau akan setia menganggapku sebagai sebuah bintang?

Walau kutahu kupunyai sinarku sendiri, tapi aku belum yakin akulah bintang yang sedang kau tuju.

***

Note : Kecuali kamu segera gantiin cincinku yang ilang kemaren tanpa bilang ring cerutu juga bisa dipake jadi cincin di jarikuπŸ˜›πŸ˜œπŸ˜πŸ˜›

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑